telur fertil dan infertil

Mengenal Perbedaan Telur Fertil dan Infertil

  • Agrosari Farm

Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang mudah ditemukan dan digemari masyarakat. Namun, tidak semua telur yang terlihat sama dari luar memiliki kualitas yang setara. Bahkan pemerintah juga melarang peredaran suatu jenis telur karena bisa berbahaya apabila dikonsumsi.

Fertil vs Infertil

Prof Niken, yang merupakan dosen Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan IPB University, menjelaskan bahwa telur fertil yang tidak layak tetas tidak boleh dijual untuk konsumsi. Hal ini karena kualitas yang rendah dan mudah membusuk sehingga berisiko bagi kesehatan. Adapun telur fertil berarti sudah dibuahi oleh jantan dan memang diperuntukkan breeding. Telur fertil berpotensi memiliki embrio dan menetas sehingga saat gagal tetas sudah ada jaringan anak ayam yang terbentuk dan bisa membusuk dalam waktu dekat.

Disisi lain, telur infertil inilah yang berasal dari ayam petelur dan menghasilkan telur segar tanpa proses pembuahan. Karena tidak dibuahi, telur ini tidak memiliki embrio dan tidak akan menetas meskipun dierami. Telur infertil inilah yang umum beredar di pasar, supermarket, toko, maupun retail sebagai telur konsumsi masyarakat. 

 

Peraturan Pemerintah Terkait Telur Fertil

Pemerintah Indonesia telah mengatur peredaran telur tetas atau telur fertil agar tidak diperjualbelikan sebagai telur segar konsumsi. Permentan no 32 tahun 2017 tentang Penyediaan, Peredaran, dan Pengawasan Ayam Ras dan Telur Konsumsi sudah tegas menyatakan bahwa telur fertil hasil breeding yang gagal tetas tidak boleh dijual karena berisiko bagi kesehatan.

Larangan ini penting karena telur fertil atau telur HE bukan produk yang sejak awal ditujukan untuk konsumsi harian. Jika telur tersebut dijual bebas sebagai telur konsumsi, konsumen bisa kesulitan membedakannya dari telur segar biasa. Selain itu, harga telur HE yang biasanya jauh lebih murah juga berpotensi mengganggu harga telur konsumsi resmi di pasaran. 

 

Baca Juga: Telur Ayam Fertil Cepat Busuk, Kenali Cirinya!

 

Tips Memilih Telur Aman Konsumsi

Mengutip Halodoc, terdapat beberapa cara untuk mengenali telur fertil dan infertil. Telur fertil yang berasal dari breeding dan bertujuan ditetaskan tentunya memiliki embrio didalamnya. Cara mengenalinya dengan metode candling menggunakan cahaya senter. Saat dikenai cahaya maka telur infertil akan terlihat terang dan transparan, sedangkan telur infertil terlihat bayangan pembuluh darah.

Hal sederhana lainnya yaitu melalui harga telur. Harga yang jauh di bawah rata-rata pasar patut diwaspadai sebagai indikasi telur HE (hatched egg) atau tidak layak konsumsi. Pastikan Anda membeli telur dari sumber terpercaya, layaknya Agrosari Farm yang telah menjadi kepercayaan ribuan konsumen sejak lama.

(tabita-marcomm)